Selasa, 05 Januari 2010

Novel terbaru sulawesi selatan karya Ramli Palammai

Alhamdulillah sebuah novel telah terbit di kota penyair BULUKUMBA judulnya AKU DALAM SEBUAH NOVEL karya RAMLI PALAMMAI. novel ini sebagai bagian dari integralisasi gerakan sastra di bulukumba dalam gerakan kota penyair bulukumba... tunggu info selengkapnya! RAMLI PALAMMAI, anak petani yang sukses menulis NOVEL



Ketika tokoh aku mulai jatuh cinta pada seorang wanita yang dipanggilnya pelacur, ia mulai menemukan sisi paling penting dalam hidupnya, yaitu sebuah mimpi mencintai yang sungguh tak biasa. Mencintai pelacur. Kisah cinta keduanya tidak saja dramatik, bagaimana lelaki itu harus menghadapi respon keluarga terdekatnya, masyarakat sekitarnya dan dirinya sendiri, sang lelaki itu pun melewati kisah-kisah percintaan mereka dengan kegilaan yang sungguh-sungguh luar biasa. Pengalaman mencintai seorang pelacur yang pada awalnya sebuah hasrat tulus, sebuah kehendak menikmati sisi mencintai yang asing berubah sekejap oleh arus seksualitas yang demikian kencang, lalu kemudian mengalahkan pilihan mencintai—seperti mimpi sang lelaki pada mulanya.
Perpisahan pun menghantui keduanya, seperti banyak orang selalu menyebut bahwa seks selalu menghancurkan cinta yang tulus. Sang lelaki pun merasakan kehampaan jiwanya saat ia hanya menemukan sang pelacur layaknya seonggok tubuh yang tak bermakna, perpisahan yang amat mistis diawali ketika sebuah mimpi aneh menjemput tidur sang lelaki di sebuah malam ketika ia harus menentukan pilihan cintanya.
Berbulan-bulan, kemudian tahun-tahun yang tiada terasa lamanya, kisahnya tenggelam begitu saja seperti pertemuan dan awal mulanya kisahnya yang datang begitu saja. Pada saat yang sama, sang lelaki terbelenggu oleh hasrat mencintai seorang wanita cantik bernama Monalisa, perempuan ‘baik-baik’ yang mensubordinasi imajinasinya sekaligus mengubur jauh sang-pelacurnya. Namun kisah keduanya pun tak bertemu ketika banyak soal menghampirinya seperti kebuntuan yang sungguh-sungguh. Bagaimana kisah selanjutnya? Novel ini penting untuk dibaca terutama dalam hal mensesejajarkan cerita yang ada didalamnya dengan realitas yang pecah-pecah dan problematika yang tak henti-henti.


Direktur, Andhika Mappasomba (Facebook) (Blogspot)
diterbitkan oleh P3I-Cultural Studies Makassar

Dan Untuk Berteman Facebook Sang Hujan Klik Di Sini

Salam Hujan


Silahkan Baca juga Postingan berikut:

1 komentar:

Ivan Kavalera : 10 Januari 2010 23.16 mengatakan...

salam budaya!


Silahkan Berkomentar

Silahkan berkomentar dengan bijak sesuai tema tulisan. Gunakan Name/URL untuk memudahkan saya merespon komentar Anda.

KOMENTAR

 

BLOG RANK

SESAMA BLOGGER