Sabtu, 23 Januari 2010

SAAT KAU MENYAPA

SAAT KAU MENYAPA
Oleh Basmiati Bakkang


akhirnya terdiamku terjawab
dalam kebungkamannya yang lalu
seperti halilintar yang menyapa bumi dengan teriakannya

dia menyapaku dengan hatinya
dalam balutan kelembutan perasaannya

seperti embun menyapa malam
menawarkan kesejukan tiap tetesannya

dia menyapaku tanpa rasa bersalah akan diamnya kepadaku
seperti hujan yang datang
dan tak peduli kalu sudah terlalu banyak muntahkan isi awan

tapi aku bahagia
karena dia menyapaku dalam lengahnya aku terhadap sepiku
hingga harus menyisir relung hatiku

semoga sapaannya selalu tulus untukku
seperti tulusnya udara memberi nafas pada insan

(sepenggal kisah dalam penantian)



20 Januari 2010 jam 12:20

**semoga penulisnya menyempatkan diri untuk berkunjung ke blog ini**
SALAM HUJAN
Bookmark and Share


Silahkan Baca juga Postingan berikut:

1 komentar:

Nurahmi Mammi : 27 Agustus 2010 18.58 mengatakan...

salam buat kakanda Basmiati Bakkang
puisi ini terasa banget untuk seseorang
oh siapakah dia?


Silahkan Berkomentar

Silahkan berkomentar dengan bijak sesuai tema tulisan. Gunakan Name/URL untuk memudahkan saya merespon komentar Anda.

KOMENTAR

 

BLOG RANK

SESAMA BLOGGER