Jumat, 05 Februari 2010

Bagai Cinta Sang Hujan

Bagai Cinta Sang Hujan
By : Arif Agus Bege'h


masih ingatkah kalian
tentang jeritan mencekal telinga
mengundang letusan gunung tanpa kesalahanlarvanya
menggilas tak tanpa pilihan

cobalah buka lalu terawang dengan bathinmu
tentang keajaiban gelombang surut
luluh lantah kerajaan congkak dalam asa
alirannya deras tak tertangkap

bukalah kisahku dalam setiap lembarannya
tentang pedang terhunus tanpa arah
libas dengki merah mengkilau
iris pilu serasa sembilu sesaat

kuukir indah di halaman sabda
ruang kerajaan sejarah airmata
yakin kelak deru rombngan
kunjungan corak segala penjuru
ragam tanya dengan satu jawaban
hanyalah sejarah..

amarahpun takluk diawal rintik hujan
kukabarkan tentang cintaku
usahlah tanya tentang cintaku
sia sia mengharapkannya
sungguh mengundang pertanyaan
panggil aku sang hujan
walau basah membahagiakan
lalu tanyalah tentang airmata


Tarailu Sul-Bar,05/02/2010 Jam 16:45

SALAM HUJAN

*terinspirasi dari penjelasan singkat tentang cinta sebuah pertanyaan
(Ahyar Anwar),
dan masihkah kalian bertanya tentang cintaku?*


Silahkan Baca juga Postingan berikut:

1 komentar:

anisayu : 9 Oktober 2011 11.59 mengatakan...

sungguh aku merasa
cintamu sesegar sang hujan
bukan seperti atau bagaikan
karna terguyur airmata
hanyutlah sedih dalam dada
dan bahagia tanpa debu noda.....


Silahkan Berkomentar

Silahkan berkomentar dengan bijak sesuai tema tulisan. Gunakan Name/URL untuk memudahkan saya merespon komentar Anda.

KOMENTAR

 

BLOG RANK

SESAMA BLOGGER