Kamis, 22 September 2011

Amnesia Sang Hujan

Amnesia Sang Hujan
By : Ayano Rosie

tak akan tumbang bambu di tebas angin

hanya daun gemerisik berbincang cinta

batang batang bergoyang menari menjemput rindu

kau menemaniku dalam kelam mimpi

tapi sejenak api membakar ragu


pangeran hujan tersesat di rinai kala itu

ia luput pada bidadari yang menantinya

ia menyulam hujan agar tak deras

tapi tragedi membungkus harapnya

hujan menderas membalut pelangi


tidak

ia masih menunggu pangeran hujan kembali dari hutan kelamnya

dan senyum merawat ayu di wajah


sayang

bukan kalah dan menang yang kupinta

kemenangan akan cinta semu hanya seperti angin pembawa derita

kosong, kelam

sedang bekuan es di dinding salju membuatku hipotermia
tak bernafas
menunggu hangat kasih kau bawa menyelimuti nadirku



Strowbery Makassar, 20110922


Terimakasih buat Arif Agus Bege'h yang sudah memberikan tempat untuk setiap karya karyaku di Kerajaan Air Mata, selanjutnya kami persilahkan memberikan saran dan kritikannya dengan bijak.


Silahkan Baca juga Postingan berikut:

25 komentar:

Ayano Rosie : 22 September 2011 17.07 mengatakan...

Salam Bloger

Arif Agus Bege'h : 22 September 2011 17.30 mengatakan...

OK mba Ayano Rosie, Selamat Datang Di Kerajaan Air Mata.

anisayu : 22 September 2011 18.26 mengatakan...

aku menunggu pangeran
di teras gelapnya awan
akankah pangeran hujan
akan memelukku dalam deraian
yg lama aku nantikan

salam rinduku buatmu sahabat hatiku.... :)

Arif Agus Bege'h : 23 September 2011 07.43 mengatakan...

Anisayu=>aku takkan bisa menepis kerinduan seorang sahabat sepertimu

Ayano Rosie : 23 September 2011 09.47 mengatakan...

aku selalu mendekap pangeran hujan
namun ia selalu lupa akan hangat airmata yang ku kirim untuknya
yang ia dekap hanya dingin hujan yang menghanyukan kasihku
sedaang cinta yang kutitip
adalah lautan kasih dari airmata karinduanku

anisayu : 23 September 2011 18.28 mengatakan...

rinduku belum lepas walau hujan deras hik hik
duhai shabat hatiku.... :)

Arif Agus Bege'h : 24 September 2011 22.34 mengatakan...

Anisayu=>jangan pernah berfikir untuk segera melepas seluruh kerinduanmu dalam deras hujan semalam, karena jika demikian kemarau panjang menati dengan pasti di ujung rindumu duhai sahabat Anisayu

anisayu : 25 September 2011 06.50 mengatakan...

rinduku akan senyummu tetap terbalut
tak akan pernah lepas apalagi hanyut
apapun yg terjadi ku akan ikut
walau hujan deras dan kemarau ku tak takut
demi menggapai senyummu yg buat aku salut

Salam rinduku untukmu sahabat hatiku

Arif Agus Bege'h : 26 September 2011 07.18 mengatakan...

anisayu=>setiap balutan rindu dengan senyummu selalu saja bisa membuatku sedikit melupakan rasa perih pedih juga tetes demi tetes airmataku, seputih kain balutanmu kau berikan lewat senyum setiap saat untuk kami di kerajaan air mata ini.

Ayano Rosie : 26 September 2011 09.39 mengatakan...

duhai sahabat jiwaku Arif Agus Bege'h dan Anisayu => pesan rindu kalian adalah kekuatanku tuk senantiasa mengutkan hatiku pada sang hujan yang masih amnesia, lupa pada jiwaku yang sedang merindukan hangat kasihnya...

anisayu : 26 September 2011 12.18 mengatakan...

@Sahabat hatiku....
kusemakin kaya senyuman
melihat balutan ku dikit demi dikit meringankan
bebanmu dalam penderitaan dan kepedihan
dan kuharap airmata tetap ada untuk kebahagiaan

@Ayano Rosie....
Semoga cepat ingat ya bahwa kasih tetap hangat dan tak akan lupa... :)

Devanoby : 26 September 2011 14.06 mengatakan...

wewwww, ada yg bales2an puisi di sini... :D :D

mampir ya semua, ke blog seru ane.. :D

Ayano Rosie : 26 September 2011 16.30 mengatakan...

selamat datang sahabat baru @ Devanoby moga kerasan di kerajaan Airmata ini...

Arif Agus Bege'h : 1 Oktober 2011 09.31 mengatakan...

trimakasih atas persahabatannya

Tosa poetra : 5 Oktober 2011 02.20 mengatakan...

Secara pribadi sebagai sahabat dan saudara yang mencintaimu dan mencintai Aab, kuucapkan SElAMAT DAN SUKSES,

Sebagai admin kebun sastra, mungkin mewakili segenab rekan di kebun, saya sampaikan salam perjuangan dan jangan pernah berhenti berkarya to Ayano

Mohon maaf atas kerterlambatan berkunjung, karena padatnya agenda. salam

Rama88 : 5 Oktober 2011 13.14 mengatakan...

mantab,, bagus bgt sob puisinya,, saya sangat tersanjung membacanya,, :D.. salam sahabat

Ayano Rosie : 6 Oktober 2011 07.18 mengatakan...

Tosa poetra=>
trimakasih kemblai atas hadirmu wahai saudaraku, meski terlambat menyambut sapaanmu aku tahu kau pasti akan memaklumiku,

dalam semilir harap dan rindu yang kau titip pada kami
sejumput harap menghiasi cakrawala
kelak jika senja teelah datang menyambangi
aku tahu kau akan tegak berdiri untukku

Ayano Rosie : 6 Oktober 2011 07.21 mengatakan...

rama88=> wah trimakasih jika puisi sederhana ini telah membuatmu tersanjung....salam sahabat

Ayano Rosie : 6 Oktober 2011 07.25 mengatakan...

rama88=> wah trimakasih jika puisi sederhana ini telah membuatmu tersanjung....salam sahabat

Penyair Ngeblog : 6 Oktober 2011 09.01 mengatakan...

wah dari judulnya sudah jelas kalo Sang Hujan itu mas Arif Agus Begeh, tapi dengan membaca puisinya ternyata mas AAB pelupa juga ya..he he he, maaf kalo salah

Ayano Rosie : 6 Oktober 2011 16.56 mengatakan...

Penyair Ngeblog =>
akh ketahuan juga klo ternyata kak AAB itu pelupa yach????padahal itu hujan bukan kak AAB
kwkwkw

Arif Wahyudi : 16 Oktober 2011 17.12 mengatakan...

musti banyak sedia senyum sebelum pangeran hujan datang :)

Arif Wahyudi : 16 Oktober 2011 17.13 mengatakan...

hahaha..musti sedia banyak senyum sebelum pangeran hujan datang

Arif Wahyudi : 16 Oktober 2011 17.17 mengatakan...

hehehe..musti sedia banyak senyum sebelum pangeran hujan datang

Arif Wahyudi : 16 Oktober 2011 17.23 mengatakan...

test!


Silahkan Berkomentar

Silahkan berkomentar dengan bijak sesuai tema tulisan. Gunakan Name/URL untuk memudahkan saya merespon komentar Anda.

KOMENTAR

 

BLOG RANK

SESAMA BLOGGER