Selasa, 25 Oktober 2011

Anggap Saja Aku Tak Mencintaimu

Anggap Saja Aku Tak Mencintaimu adalah sebuah judul puisi yang sebenarnya terinspirasi dari percakapanku dengan seorang gadis di sebuah kota yang saya beri julukan dengan Kota Tragedi Hujan Air Mata, namun saya tidak ingin membahas percakapan tersebut secara rinci karena ada beberapa percakapan dan kejadian yang menurut saya tidak boleh terang terangan saya ungkapkan kepada anda, nah melalui puisi ini saya mencoba mencurahkannya, itupun jika kita semua dapat menerimanya dengan perasaan cinta.

Anggap Saja Aku Tak Mencintaimu
By: Arif Agus Bege'h


tigapuluh putaran malam telah kita lalui
hadir penuhi janji hilangkan kesiaan penantianmu
tepat di bawah cahaya bintang bertaburan di langit
tapi akupun melihat jelas lebih banyak bintang di matamu
anggap saja aku sedang merayu untuk memilikimu

walau malam bukanlah untuk memulai atau mengakhiri
seperti pertemuan bukanlah awal atau akhir perjumpaan
tapi kerinduan harus selalu ada antara kita
anggap saja aku sedang berharap untuk bertemu lagi

jika kehidupan ini memiliki seribu indra rasa hanya untuk merasakan cinta
setiap naluri cinta yang terungkap jelas dalam kata telah kau rasa
maka sesungguhnya kau telah menyempurnakannya dengan memilihku
sebagai kekasih hati menjadi titik ungkapanmu malam ini
aku tau bahwa itu bukan sekedar anggapanku belaka

dengan berlalunya malam ini
ijinkan aku pergi mencari bagian rasa tuk wujudkan cinta ini
kelopak matamu tentu dapat bendung aliran airmatamu
dan jika kedua tangan ini tak kembali mengusap airmatamu
maka anggap saja aku tak mencintaimu

satu anggapan dan tanggapan butuh banyak ungkapan
untuk cinta hanya butuh sekali ungkapan dari hati
walau aku terlambat pergi atau terlambat datang
tapi kita tak boleh terlambat mengungkapkan


Makassar Sul-Sel,22/03/2011

Yang penasaran ingin berteman Facebook Penulis Kerajaan Air Mata yaitu Ayano Rosie dan Arif Agus Bege'h disilahkan klik kanan di masing masing nama lalu pilih Buka Tautan di Tab Baru , jangan lupa kirim pesan singkat dengan penutup Salam Blogger atau Salam Sastra, dan yang berkenan tukar link silahkan menuju postingan Exchane Link Otomatis.


Silahkan Baca juga Postingan berikut:

25 komentar:

Rama88 : 24 Oktober 2011 13.47 mengatakan...

wahh dimana tuh kota tragedi hujan air mata sob..? hehehhe,, puisi indah menemani siang hariku yg hampa ini,, thx atas puisinya sobat,, :D

cardiacku : 24 Oktober 2011 16.58 mengatakan...

Belajar puisi lagi di sini sob...Makasih.
Tekadang dengan puisi bisa mewakili sebuah perasaan ya sobat...

Arif Agus Bege'h : 25 Oktober 2011 04.58 mengatakan...

Rama88, kota Tragedi Hujan Air Mata adalah salah satu bagian dari wilayah kota Mamuju SUlawesi Barat yaitu Tappalang.
terimakasih juga atas kunjungan dan komentarnya di sini

Arif Agus Bege'h : 25 Oktober 2011 05.01 mengatakan...

cardiacku, dan bagi kami penghuni Kerajaan Air Mata menulis puisi adalah hal yang terindah untuk mewakili perasaan yang indah juga

Ayano Rosie : 25 Oktober 2011 08.48 mengatakan...

puisi ini juga ada balasannya jika berkenan..akan terbalas di lain waktu...
moga bisa terwujud...

Anonim mengatakan...

Anggap saja aku kekasihmu meski aku cuma sahabatmu sampai kau dapat yang kasihimu lalu buang saja aku dan anggap tak pernah kenal aku.

anisayu : 25 Oktober 2011 12.22 mengatakan...

segera ungkapkan jangan sampai menghilang
cinta datang hati senang
jika cinta pergi ikhlaskkan
dalam cinta ada airmata kebahagiaan
dari aliran sedih senang

hehhe

Arif Agus Bege'h : 25 Oktober 2011 13.41 mengatakan...

Ayano Rosie, balasan puisi karyamu itu untuk balasan puisi ini sudah masuk dalam draff, nunggu waktu yang tepat untuk di publikasikan

Arif Agus Bege'h : 25 Oktober 2011 13.44 mengatakan...

anisayu, itulah salah satu pesan yang kami sampaikan dalam puisi tersebut

Rama88 : 25 Oktober 2011 14.58 mengatakan...

oohhh disitu tempatnya ternyata,, hehehhe,, terima kasih sudah dijelaskan sobat,, :D

Farixsantips : 25 Oktober 2011 15.19 mengatakan...

yawes kesini aja :D support banget deh nih puisinya, ane jadi teringat masa cinta ane :D btw ane udah ana sebutir postingan terbaru nih :)

BlogS of Hariyanto : 25 Oktober 2011 15.39 mengatakan...

anggap saja lampiasan rasamu telah terungkap,
dan semua perahu pasti memiliki dermaga,
walau tiada yang tahu pasti dimana arah dan kapan waktu untuk berlabuh

Bisnis Online Blog : 25 Oktober 2011 16.04 mengatakan...

Kota di kerajaan Air mata berati beneran ada ya sob?Wah saya baru tahu.jadi nambah ilmu baru lagi nih.Sukses ya sob.

al kahfi : 25 Oktober 2011 16.12 mengatakan...

tigapuluh putaran malam telah kita lalui<--- berarti maksudnya 1 bulan kah ini mas,, hehe

Kerajaan Air Mata : 25 Oktober 2011 16.38 mengatakan...

Rama88, begitulah caraku menabur kenangan sob

Arif Agus Bege'h : 25 Oktober 2011 20.48 mengatakan...

Farixsantips, ok sob langsung ke TKP

Arif Agus Bege'h : 25 Oktober 2011 20.52 mengatakan...

BlogS of Hariyanto, anggapan telah kujadikan peluang kekuatan menuntukan titip labuh yang pasti meskipun terkadang sulit tuk di ungkapkan.
terimakasih sudah hadir di Kerajaan Air Mata

Arif Agus Bege'h : 25 Oktober 2011 20.57 mengatakan...

Bisnis Online Blog, ok sob terimakasih jika itu memang di sepakati

Arif Agus Bege'h : 25 Oktober 2011 21.00 mengatakan...

al kahfi, rencananya sih pakai kata sebulan, tapi karena terkadang sebulan tidak cukup 30 hari atau bahkan lebih maka kami pakai tigapuluh saja supaya pas tidak kurang tidak lebih..he he he

Media Fiksi & Non Fiksi : 26 Oktober 2011 06.23 mengatakan...

Hati-hatilah di 1/3 malam,.. karena Malaikat lagi sweeping,.. pun perampok ikut ambil bagian,... aku berharap puisi-puisi bege'h bersama temannya itu,.. dapat membongkar diri, sehingga kisah-kisah tragis kehidupan dalam pesan puisi itu dapat terurai dalam cerita yang berjilid-jilid,...

dunia otan : 26 Oktober 2011 09.57 mengatakan...

cinta hanyalah ilusi :sedih:

Arif Agus Bege'h : 26 Oktober 2011 16.46 mengatakan...

Media Fiksi, ok deh sudah kuambil pertamaxnya tadi

Arif Agus Bege'h : 26 Oktober 2011 16.47 mengatakan...

dunia otam, wah mantab tuh jadi judul puisi lagi..

Sundul Satu : 27 Oktober 2011 05.53 mengatakan...

Bicara tak harus berkoar kata
Bisa dengan deretan huruf dan angka
Yang terpenting adalah indah bahasa
Dan penuh makna

Ayano Rosie : 27 Oktober 2011 09.01 mengatakan...

sundul satu =>

sepakat atas uraianmu, terkadang kata tak mewakili semua rasa yang ada....
mari kita ke balasan puisi ini...


Silahkan Berkomentar

Silahkan berkomentar dengan bijak sesuai tema tulisan. Gunakan Name/URL untuk memudahkan saya merespon komentar Anda.

KOMENTAR

 

BLOG RANK

SESAMA BLOGGER