Sabtu, 22 Oktober 2011

Kesedihan Palsu

Puisi Kesedihan Palsu adalah puisi perdana dan pertama kali saya bacakan di acara perpisan SMA Negeri Pangale, selepas membacakan puisi tersebut foto barengpun dilakukan karena mereka tidak sempat mengambil gambar saat saya membacakan puisi tersebut. Satu dari empat personil Lagu Senja Di Jembatan Tarailu tidak ikut karena jadi korban pengambilan gambar, tapi penyanyinya tu yang di sampingku, cantikkan..he he he..ke TKP saja deh...
Kesedihan Palsu
By : Arif Agus Bege'h


esok
berjuta manusia menangis, meratap
dengan datangnya hari yg penuh bahagia (Idhul Adha)
entah apa yang mereka tangisi
bingung aku jadinya

kutak lagi brsedih
sebab mereka telah memberikan lautan air mata.
meneggelamkan ketulusan,
keikhlasan,
kesucian

ahh
paling hanya esok saja mereka menangis
tangisanmu menodai lautan kesedihan.
air mata kepura-puraan
kebohongan
kemunafikan

uuuaakkk
muak aku jadinya
tak ingin seperti mereka
menangis di balik tirai bersulam emas
bermahkota mutiara

airmataku saat ini kering tak dapat menetes
tapi jantungku
hatiku
jiwaku
ragaku
arwahku
menjerit bagaikan petir yang tak dapat menurunkan hujan di malam dan siang hari
mengapa kau menangis
cuiih....
tak sudi kuminum airmata buaya
meskipun kau bersedih dan menangis aku tetap di sini, dan dunia akan baik-baik saja.

kutelah memaafkanmu sebelum kalian meminta maaf
sebab aku adalah angin aku adalah air
disini kalian tak berbekas


Tarailu Sul-Bar 26/11/2009

Yang penasaran ingin berteman Facebook Penulis Kerajaan Air Mata yaitu Ayano Rosie dan Arif Agus Bege'h disilahkan klik kanan di masing masing nama lalu pilih Buka Tautan di Tab Baru , jangan lupa kirim pesan singkat dengan penutup Salam Blogger atau Salam Sastra, dan yang berkenan tukar link silahkan menuju postingan Exchane Link Otomatis.


Silahkan Baca juga Postingan berikut:

30 komentar:

media-fiksi : 22 Oktober 2011 17.31 mengatakan...

foto-nya keliahatan ABG banget, bang!

Arif Agus Bege'h : 22 Oktober 2011 18.04 mengatakan...

media-fiksi, ABG...??? alhamdulillah kalau begitu...

Ras Brawijaya : 22 Oktober 2011 20.13 mengatakan...

Wahai Airmata...inilah kerajaanmu :)

anisayu : 22 Oktober 2011 21.34 mengatakan...

aku meneteskan airmata rindu
tulus dari hati bukan palsu
apakah kau tahu aku menunggu
duhai sahabat hatiku....

al kahfi : 23 Oktober 2011 00.30 mengatakan...

sob yg rambutnya gondrong itu dirimu kah,,hehe :)

Arif Agus Bege'h : 23 Oktober 2011 07.21 mengatakan...

Ras Brawijaya, dan disi jua kerajaanmu

Arif Agus Bege'h : 23 Oktober 2011 07.25 mengatakan...

semoga airmata ketulusan itu selalu menjelmakan puisi puisi cinta yang indah, dan aku tau engkau selalu memiliki kesabaran untuk menunggu kehadiran para sahabatmu termasuk sahabat hatimu ini dari Kerajaan Air Mata

Arif Agus Bege'h : 23 Oktober 2011 07.28 mengatakan...

al kahfi, iya sob...saya rasa foto yang ada di postingan ini dan foto yang ada di header tidak jauh beda kok..he he he

Sang Petualang : 23 Oktober 2011 07.40 mengatakan...

berarti mas Arif Agus Bege'h nulis puisi pertama kalinya di Tarailu Sul-Bar 26/11/2009, senang rasanya bisa baca puisi perdananya di sini

Google : 23 Oktober 2011 07.43 mengatakan...

congratulations, nice post here

Rama88 : 23 Oktober 2011 10.07 mengatakan...

wahh asik tuh foto2 bareng,, hhehhe, yg gak nahan puisinya itu lho sob,, mantab bgt dah,, :D

Farixsantips : 23 Oktober 2011 11.56 mengatakan...

wah menarik juga nih puisi perpisahan SMA :D selalu ada artikel yang bermanfaat disini, terimakasih ya :)

Arif Agus Bege'h : 23 Oktober 2011 12.15 mengatakan...

Sang Petualang, kok tau ya

Arif Agus Bege'h : 23 Oktober 2011 12.17 mengatakan...

Google, Ok Thank's

Arif Agus Bege'h : 23 Oktober 2011 12.18 mengatakan...

Rama88, kapan-kapan kita foto bareng yuk sob...he he he

Arif Agus Bege'h : 23 Oktober 2011 12.22 mengatakan...

Farixsantips, jangan jangan belum pernah merasakan perpisahan ya sob...??? he he he OK trimakasih sob sudah hadir

asuransioke : 23 Oktober 2011 15.24 mengatakan...

puisi bagus bro, lam kenal ya, tks

Kerajaan Air Mata : 23 Oktober 2011 16.15 mengatakan...

asuransioke, ok sob

Aini Sastra : 23 Oktober 2011 17.53 mengatakan...

bagus isi puisinya sobat.. ku suka

g : 23 Oktober 2011 19.01 mengatakan...

saya sedang mengajar murid menulis puisi. dan tenyata suliiiiiit sekali ya

Arif Agus Bege'h : 23 Oktober 2011 19.22 mengatakan...

Aini Sastra,terimakasih dan sering sering saling mengunjungi dan komentar ya, he he he

Arif Agus Bege'h : 23 Oktober 2011 21.11 mengatakan...

Aini Sastra, ok deh dan terimakasih sudah hadir dan berkomentar di sini, sering sering berkunjung ya karena kamipun akan membalas kunjungannya dengan hal yang sama ke blognya

Arif Agus Bege'h : 23 Oktober 2011 21.19 mengatakan...

g alias jejak bersekolah, pekerjaan yang mulia sebagai guru sob, teruslah berjuang karena mengajar nulis puisi berarti mengajar agar mereka bisa memahami segala sesuatu dengan hati atau rasa.

salam sucses buatmu

Arif Agus Bege'h : 23 Oktober 2011 21.41 mengatakan...

g, alias jejak bersekolah, mengajar adalah pekerjaan mulia, apalagi mengajar untuk menulis puisi berarti mengajar orang untuk membaca hati dan perasaan, hidup tanpa rasa maka hidup tiada guna

GM : 23 Oktober 2011 21.55 mengatakan...

asyik juga ya kalau bisa nulis puisi bisa terkenal jadi penyair, met malem mas AAB

Cielovers : 24 Oktober 2011 12.22 mengatakan...

hadir di sini baca puisi

Ayano Rosie : 25 Oktober 2011 08.34 mengatakan...

weits....puisi yang indah...

clinton road : 30 Oktober 2011 16.29 mengatakan...

puisi yang menyentuh.. teruslah berkarya

Erick Simon : 24 September 2012 21.40 mengatakan...

hahaha.... kangen sman pangale

zhikri : 14 Mei 2015 08.15 mengatakan...

ajarin bikin puisi donk


Silahkan Berkomentar

Silahkan berkomentar dengan bijak sesuai tema tulisan. Gunakan Name/URL untuk memudahkan saya merespon komentar Anda.

KOMENTAR

 

BLOG RANK

SESAMA BLOGGER